Hari Ini Adalah Waktu Untuk Bersyukur Dan Atau Beristighfar
Table of Contents
Hidup hari ini adalah engkau menuai apa yang telah engkau tanam di hari-hari yang kemarin.
Anakku, biasakan introspeksi.
Baik atau buruk, jangan pernah menyalahkan taqdir.
Muhasabah!
Anakku, nilai dirimu sendiri. Jangan pernah menyalahkan orang lain dan lingkungan, sebelum engkau menyalahkan dirimu sendiri.
Lihat dan ingat keburukan, kesalahan, cacat dan cela dirimu sendiri. Jangan lihat dan jangan kau ingat keburukan, kesalahan, cacat dan cela orang lain.
Ingat-ingat sekecil apapun kebaikan dan jasa orang lain. Segera lupakan kebaikan dan jasa yang pernah dirimu perbuat.
Anakku, ketahuilah!
Hidup hari ini adalah engkau menuai apa yang telah engkau tanam di hari-hari yang kemarin.
Bersyukur dan Beristighfar!
Anakku, fahamilah di hari ini!
Mana yang harus engkau syukuri. Dan mana yang harus engkau istighfari. Fahamilah kapan engkau harus bersyukur dan kapan engkau harus segera beristighfar memohon ampun kepada Allah SWT.
Hari ini engkau bersyukur dan beristighfar atas apa yang terjadi di hari kemarin, niscaya hari esok menjadi lebih baik dan lebih menyenangkan.
Anakku, ketahuilah!
Hidup hari ini adalah engkau menuai apa yang telah engkau tanam di hari-hari yang kemarin.
Alfaqir,
Suhada Ali Syarali