Malapetaka Ibadah Seorang Hamba

Table of Contents

Berikut adalah beberapa bentuk malapetaka ibadah seorang hamba:

Syirik (Dosa Terbesar)

Ini adalah malapetaka terbesar di mana ibadah dilakukan bukan untuk Allah atau mencampuradukkan tauhid dengan perbuatan syirik.

Ibadah Tanpa Landasan Ilmu

Beribadah tanpa memahami rukun dan tata caranya (sesuai tuntunan Nabi Muhammad ï·º) membuat ibadah tersebut tertolak, ibarat beramal namun amalnya rusak.

Riya' dan Sum'ah

Beribadah untuk dipuji manusia (riya') atau ingin didengar orang lain (sum'ah) menghilangkan pahala dan menjadi malapetaka bagi pelakunya. Riya' dan Sum'ah ibarat kayu terbakar api. 

Kejenuhan/Lalai (Futur)

Rasa bosan atau malas yang membuat seseorang berhenti menunaikan kewajiban, yang memicu kelemahan iman dan membuka pintu maksiat.

Doa Jelek di Waktu Mustajab

Menyia-nyiakan waktu mustajab (waktu yang dikabulkan doa) dengan mengucapkan doa keburukan.

Memaksakan Diri hingga Bosan

Ibadah yang tidak konsisten (istiqomah) dan dilakukan berlebihan di awal, namun akhirnya jemu dan berhenti total.


Untuk menghindari malapetaka ibadah tersebut, ibadah harus dibangun di atas ikhlas (niat karena Allah) dan ittiba' (sesuai ajaran Rasulullah).